~ ~
Pencarian Tugas Akhir :
.: Menu :.
   
.: Tugas Akhir Tiap Fakultas :.
   

ANALISIS YURIDIS TENTANG PERLINDUNGAN HAK HAK KREDITOR DALAM PUTUSAN PERKARA KEPAILITAN DI PENGADILAN NIAGA SEMARANG (73)
KRISTA YITAWATI(E1104159)
Hukum Acara


ABSTRAK

 

KRISTA YITAWATI. E1104159. ANALISIS YURIDIS TENTANG PERLINDUNGAN HAK-HAK KREDITOR DALAM PUTUSAN PERKARA KEPAILITAN DI PENGADILAN NIAGA SEMARANG. FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA. 2007.

 

            Penulisan hukum ini mengkaji dan menjawab permasalahan mengenai bentuk-bentuk perlindungan terhadap hak-hak Kreditor dalam perkara kepailitan serta menjawab persoalan mengenai pertimbangan Hakim dalam putusan perkara kepailitan dalam melindungi hak-hak Kreditor, apakah sudah melindungi hak-hak Kreditor atau belum.

 

            Penelitian ini termasuk jenis penelitian hukum empirik yang bersifat deskriptif. Data penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Data primer merupakan data utama dalam penelitian ini sedangkan data sekunder digunakan sebagai pendukung data primer. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara terstruktur yang dilakukan secara mendalam. Dalam penelitian hukum ini penulis melakukan wawancara dengan Hakim Pengadilan Niaga Semarang dan Kuasa Hukum dari Pemohon pailit dan untuk mengumpulkan data sekunder penulis melakukan penelitian terhadap berkas perkara No.04/PAILIT/2007/PN.NIGA.Smg, Undang-Undang No.37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan PKPU, dan buku-buku yang berkaitan dengan permasalahan yang diteliti. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Mengingat data yang diperoleh adalah data kualitatif, maka dalam mengolah data dipergunakan pendekatan kualitatif dengan model interaktif (interactive Model of Analysis).

 

            Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan, maka penulis menyimpulkan bahwa bentuk perlindungan terhadap hak-hak Kreditor adalah : semua Kreditor berhak untuk mengajukan permohonan pailit kepada Debitor yang tidak membayar utangnya yang jatuh waktu dan dapat ditagih, Para Kreditor berhak untuk memperoleh pelunasan atas piutang yang sudah jatuh tempo dan dapat ditagih dari seluruh harta kekayaan Debitor Pailit, Kreditor Separatis yang dijamin dengan hak gadai, jaminan fidusia, hak tanggungan/hipotek, berhak mengeksekusi piutangnya seolah-olah tidak terjadi kepailitan, Kreditor berhak untuk melawan penangguhan eksekusi, Kreditor berhak untuk melakukan permohonan sita jaminan terhadap harta kekayaan Debitor untuk menghindari iktikad tidak baik Debitor selama proses kepailitan, Kreditor berhak untuk membatalkan segala perbuatan debitor yang dianggap telah merugikan Kreditor yang berkaitan dengan harta pailit. Sedangkan pertimbangan Hakim dalam putusan perkara kepailitan No.04/PAILIT/2007/PN.NIAGA.Smg, yaitu : Dengan dikabulkannya permohonan pailit yang diajukan oleh Pemohon bahwa Termohon Pailit selaku Koperasi dan pengurusnya dapat dijadikan sebagai Subyek Hukum dalam permohonn pailit, dengan dikabulkannya permohonan pailit yang diajukan oleh Pemohon bahwa isteri Termohon Pailit dapat diikutsertakan sebagai pihak yang berperkara dalam perkara kepailitan ini, dengan diterapkannya asas pembuktian sederhana yang diajukan oleh Pemohon sehingga Termohon dapat dinyatakan pailit, dengan ditunjuknya Hakim Pengawas dan Kurator untuk mengurus dan mengawasi harta pailit demi kepentingan Kreditor, dengan dikabulkannya permohonan pailit yang diajukan oleh Pemohon bahwa biaya perkara kepailitan dibebankan pada Termohon Pailit secara tanggung renteng. Maka pertimbangan Hakim dalam putusan No.04/PAILIT/4007/PN.NIAGA.Smg tersebut, sudah cukup melindungi hak-hak Kreditor, walaupun permohonan sita jaminan yang diajukan oleh Pemohon pailit tidak dikabulkan oleh Majelis Hakim namun hak-hak Kreditor dalam perkara tersebut sudah cukup terakomodasikan dengan dipailitkannya Termohon Pailit.

Kembali 

Copyright © 2006