~ ~
Pencarian Tugas Akhir :
.: Menu :.
   
.: Tugas Akhir Tiap Fakultas :.
   

PENANGANAN PERKARA TINDAK PIDANA KEJAHATAN JABATAN YANG DILAKUKAN OLEH PEGAWAI KANTOR POS YANG TIDAK MENGANTAR SURAT KEPADA YANG BERHAK (Studi Kasus di Polsek Ngadirojo Wonogiri)(395)
IVUL ARINDRA A(E1104153)
Hukum Pidana


ABSTRAK

 

Ivul Arindra Apriliana, 2008. PENANGANAN PERKARA TINDAK PIDANA KEJAHATAN JABATAN YANG DILAKUKAN OLEH PEGAWAI KANTOR POS YANG TIDAK MENGANTAR SURAT KEPADA YANG BERHAK (Studi Kasus di Polsek Ngadirojo Wonogiri). Fakultas Hukum UNS.

 

Penelitian Hukum ini mendeskripsikan dan mengkaji mengenai pelaksanaan penanganan perkara tindak pidana kejahatan jabatan yang dilakukan oleh pegawai Kantor Pos yang tidak mengantar surat kepada yang berhak.di tingkat Polsek Ngadirojo Wonogiri.

 

Penelitian yang dilakukan di Polsek Ngadirojo Wonogiri ini termasuk penelitian empirik yang bersifat deskriptif yang mengunakan data primer dan data sekunder, dimana Penulis mengumpulkan data-data yang diperoleh secara langsung dari aparat penyelidik dan penyidik Polsek Ngadirojo Wonogiri melalui wawancara serta studi dokumen. Kemudian dari semua data yang terkumpul dilakukan analisa interaktif dengan teknik analisis yang bersifat kualitatif. Tujuan Penelitian Hukum ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan penanganan perkara tindak pidana kejahatan jabatan yang dilakukan oleh pegawai Kantor Pos yang tidak mengantar surat kepada yang berhak di Polsek Ngadirojo Wonogiri serta kendala-kendala yang dihadapi oleh aparat penyelidik dan penyidik selama proses penanganan perkara tindak pidana kejahatan jabatan tersebut.

 

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat diketahui bahwa pelaksanaan penanganan perkara kejahatan jabatan ini adalah sebagai berikut :  Pertama penyelidikan, dimulai dari diketahui terjadinya tindak pidana kejahatan jabatan yaitu dari informasi saksi pertama dan saksi kedua, setelah melakukan pengecekan kemudian petugas Polsek membuat laporan polisi. Kedua penyidikan, yaitu membuat surat perintah penyidikan, membuat surat perintah tugas, melakukan pemanggilan terhadap saksi, melakukan pemeriksaan saksi dan tersangka, melakukan upaya paksa, menyusun sampul berkas perkara, serta menyerahkan berkas perkara kepada kejaksaan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kembali 

Copyright © 2006