~ ~
Pencarian Tugas Akhir :
.: Menu :.
   
.: Tugas Akhir Tiap Fakultas :.
   

PERANAN PEMERINTAH KOTA SURAKARTA DALAM PENGELOLAAN TERMINAL PENUMPANG DITINJAU DARI PERATURAN DAERAH KOTA SURAKARTA NOMOR 2 TAHUN 2002 TENTANG TERMINAL PENUMPANG(373)
(E.1104216)
Hukum Tata Negara


ABSTRAK

 

YANUR KUSHANAFI ANTARA, 2008. PERANAN PEMERINTAH KOTA SURAKARTA DALAM PENGELOLAAN TERMINAL PENUMPANG DITINJAU DARI PERATURAN DAERAH KOTA SURAKARTA NOMOR 2 TAHUN 2002 TENTANG TERMINAL PENUMPANG. Fakultas Hukum UNS.

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan Pemerintah Kota Surakarta dalam pengelolaan Terminal Penumpang Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Surakarta Nomor 2 Tahun 2002 Tentang Terminal Penumpang selain itu juga untuk mengetahui hambatan yang terjadi dalam pengelolaan terminal penumpang dan jasa pelayanannya di Kota Surakarta dan solusinya.

Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris atau non doktrinal yang bersifat deskriptif. Lokasi penelitian di Unit Pelaksana Teknis Dinas Terminal (.UPTD Terminal) DLLAJ Surakarta. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data Primer merupakan data utama, sedangkan data sekunder digunakan untuk mendukung data primer. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui wawancara, kuisioner dan penelitian kepustakaan. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif dengan model interaktif data.

Berdasarkan penelitian ini diperoleh hasil bahwa Peranan Pemerintah Kota Surakarta melalui UPTD Terminal telah berperan cukup optimal dalam pengelolaan terminal penumpang sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Surakarta nomor 2 tahun 2002 tentang Terminal Penumpang . Hal ini dapat dilihat dari berbagai fasilitas di terminal tirtonadi, dan pengelolaan maupun pengaturan lokasi dan rute perjalanan yang cukup baik. Selain itu dari Target penerimaan pendapatan yang telah ditetapkan di terminal tirtonadi Surakarta pada tahun 2007 pendapatan yang berhasil diperoleh UPTD Terminal sebesar 95,5% dan pendapatan tersebut akan disetorkan kepada kas daerah sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah.

Hambatan-hambatan dalam pengelolaan Terminal Penumpang di Kota Surakarta meliputi Masih sering dijumpai calo, pengemis dan pengamen di terminal, target setoran hasil retribusi tidak sesuai target, banyaknya pedagang asongan liar, dan Pedagang yang memindahtangankan kiosnya tanpa ijin. Untuk mengatasi hambatan yang terjadi dalam pengelolaan terminal maka solusi yang diterapkan antara lain : Mentertibkan para calo, pengemis, dan pengamen, Pemberian sanksi administratif bagi pihak yang terlambat melakukan pembayaran retribusi terminal, Pemberian sosialisasi terhadap pedagang asongan liar, Pelayanan balik nama ijin penempatan

.

Kembali 

Copyright © 2006