~ ~
Pencarian Tugas Akhir :
.: Menu :.
   
.: Tugas Akhir Tiap Fakultas :.
   

PENERAPAN ALAT BUKTI PADA PROSES PENYELESAIAN TINDAK PIDANA INSUBORDINASI YANG DILAKUKAN OLEH ANGGOTA TNI DALAM LINGKUNGAN PERADILAN MILITER (STUDI KASUS DI PENGADILAN MILITER II-11 YOGYAKARTA) (363)
(0004232)
Hukum Acara


ABSTRAK

 

NATALIA MAYASARI E0004232, 2008.PENERAPAN ALAT BUKTI PADA PROSES PEMERIKSAAN TINDAK PIDANA INSUBORDINASI DALAM LINGKUNGAN PERADILAN MILITER DI PENGADILAN MILITER II-11 YOGYAKARTA.FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA, TAHUN 2008.SKRIPSI

 

            Penelitian ini diadakan adalah untuk mengetahui mengenai penerapan alat bukti pada proses pemeriksaan tindak pidana insubordinasi dalam lingkungan peradilan militer serta hambatan-hambatan yang dihadapi dalam penerapan alat bukti tersebut di Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta.

            Dalam rangka menjelaskan mengenai hal-hal tersebut diatas, maka Penulis mengadakan penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif untuk memberi data seteliti dan sejelas mungkin.Lokasi penelitian dilakukan di Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta.Jenis data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder.Teknik pengumpulan data yang dipergunakan yaitu melalui observasi, wawancara, dan penelitian kepustakaan baik berupa buku-buku, peraturan perundang-undangan, dokumen-dokumen.

            Dari penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa di wilayah hukum Pengadilan II-11 Yogyakarta  banyak terjadi tindak pidana insubordinasi yang mana dalam penerapan alat bukti pada proses pemeriksaannya lebih menekankan keterangan saksi dan keterangan terdakwa.

            Hambatan-hambatan yang dihadapi oleh Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta dalam menerapkan alat bukti tindak pidana insubordinasi keberadaan terdakwa maupun para saksi yang tergabung dalam suatu operasi militer  atau tugas jabatan di kesatuan dinas masimg-masing, serta adanya keterangan terdakwa yang bertentangan dengan kesaksian saksi korban dapat menjadi hambatan tersendiri bagi Peradilan Militer II-11 Yogyakarta.

            Mengatasi hambatan yang dihadapi Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta, diharapkan adanya pemeriksaan yang lebih praktis tetapi efektif dalam pemeriksaan tindak pidana insubordinasi.

 

 

Kembali 

Copyright © 2006