~ ~
Pencarian Tugas Akhir :
.: Menu :.
   
.: Tugas Akhir Tiap Fakultas :.
   

ANALISIS PUTUSAN HAKIM DALAM TINDAK PIDANA PERBUATAN CABUL TERHADAP ANAK (Studi Kasus di Pengadilan Negeri Salatiga)(117)
(E.0000180)
Hukum Pidana


ABSTRAK

Ratno Adi Hartanto, E.0000180, ANALISIS PUTUSAN HAKIM DALAM TINDAK PIDANA PERBUATAN CABUL TERHADAP ANAK (Studi Kasus di Pengadilan Negeri Salatiga), Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret, Penulisan Hukum, 2005.

       Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses pemeriksaan perkara tindak pidana perbuatan cabul dimana korbannya adalah anak-anak, untuk mengetahui pula bagaimana perrtimbangan-pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap perkara tindak pidana perbuatan cabul di Pengadilan Negeri Salatiga, serta untuk mengetahui apakah ada perlindungan hukum terhadap anak yang menjadi korban tindak pidana perbuatan cabul tersebut.

      Penelitian yang dilakukan di Pengadilan Negeri Salatiga ini bersifat deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan adalah dengan metode wawancara dan studi kepustakaan. Kemudian dari semua data yang terkumpul dilakukan analisis secara kualitatif.

        Berdasarkan penelitian yang yang dilakukan, dapat diketahui bahwa proses pemeriksaan terhadap tindak pidana perbuatan cabul di Pengandilan Negeri Salatiga  tidak berbeda dengan perkara pidana lainnya yaitu didahului dengan pembacaan surat dakwaan oleh jaksa penuntut umum – tawaran eksepsi kepada terdakwa, apabila terdakwa tidak mengajukan eksepsi atau eksepsi ditolak, persidangan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi-saksi – pemeriksaan alat-alat bukti – keterangan terdakwa –apabila penuntut umum akan mengajukan saksi atau alat bukti baru akan diperiksa – penasehat hukum dapat mengajukan saksi a de charge yang juga diperiksa lebih dahulu  – pembacaan tuntutan pidana (requisitoir) – pembelaan terdakwa (pledoi) – replik – duplik  – pembacaan putusan oleh majelis hakim berdasarkan fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan dan pertimbangan-pertimbangan majelis hakim.

Pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap pelaku yang melakukan tindak pidana perbuatan cabul mengacu pada fakta-fakta yang terungkap di persidangan. Fakta-fakta tersebut diperoleh dari keterangan saksi-saksi, pengakuan terdakwa, pemeriksaan alat bukti dan unsur-unsur tindak pidana dari pasal-pasal yang didakwakan oleh Penuntut Umum yang dapat dibuktikan dalam proses persidangan, pembelaan Penasehat Hukum, serta hal-hal yang memberatkan dan meringankan yang diperoleh hakim dalam proses pemeriksaan di persidangan.

Adapun amar putusan hakim tidak menentukan perlindungan terhadap korban tindak pidana, adapun perlindungan yang diberikan dilakukan di luar persidangan, persidangan hanya melindungi kehormatan menyatakan sidang tertutup untuk umum, sedangkan putusan pengadilan atas perkara tersebut dibacakan dalam sidang yang terbuka untuk umum demi sahnya putusan itu.  

Kembali 

Copyright © 2006