~ ~
Pencarian Tugas Akhir :
.: Menu :.
   
.: Tugas Akhir Tiap Fakultas :.
   

STUDI TENTANG PERMOHONAN PENETAPAN ANAK SIPIL SEBAGAI ALTERNATIF PENANGANAN KENAKALAN ANAK SECARA PERDATA (Studi Kasus Di Pengadilan Negeri Blitar) (253)
(E 0002191)
Hukum Acara


ABSTRAK

 

MOCH NURFATONI, E0002191, STUDI TENTANG PERMOHONAN PENETAPAN ANAK SIPIL SEBAGAI ALTERNATIF PENANGANAN KENAKALAN ANAK SECARA PERDATA (STUDI KASUS DI PENGADILAN NEGERI BLITAR).

Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penulisan Hukum (Skripsi). 2007.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tata cara pengajuan dan tahapan pemeriksaan atas permohonan penetapan anak sipil serta untuk mengetahui kriteria-kreteria pertimbangan hakim dalam mengabulkan permohonan penetapan anak sipil. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris. Lokasi penelitian ini adalah di Pengadilan Negeri Blitar. Jenis data yang dipergunakan meliputi data primer berupa hasil wawancara dengan hakim-hakim serta panitera muda di Pengadilan Negeri Blitar dan data sekunder berupa berupa berkas-berkas perkara serta peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan masalah yang diteliti.  Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer yaitu hakim-hakim serta panitera muda di Pengadilan Negeri Blitar dan sumber data sekunder yaitu berkas perkara serta peraturan perundang-undangan yang berkaitan. Tehnik pengumpulan data yang dipergunakan adalah studi lapangan yang dilakukan dengan wawancara dengan hakim-hakim serta panitera muda di Pengadilan Negeri Blitar dan studi kepustakaan dengan mempelajari berkas-berkas perkara serta peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan masalah yang diteliti. Tehnik analisis data menggunakan analisis data kualitatif dengan model analisis interaktif.

Berdasarkan penelitian ini diketahui bahwa proses pengajuan perkara permohonan penetapan anak sipil dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Berkaitan dengan proses pemeriksaan perkara permohonan penetapan anak sipil ada sedikit perbedaan dengan proses pemeriksaan perkara gugatan. Proses pengajuan permohonan penetapan anak sipil dilakukan seperti tahapan pengajuan perkara sebelum sidang pada umumnya. Proses pengajuannya yaitu dimulai dengan pengajuan dan pendaftaran perkara permohonan dalam register, pembayaran persekot biaya perkara,  penetapan hari sidang, dilanjutkan dengan pemanggilan para pihak yang bersangkutan. Berkaitan dengan proses pemeriksaan di muka sidang, berbeda dengan perkara gugatan, yakni dimulai dengan pembacaan permohonan, pengajuan dan pemeriksaan alat-alat bukti, pendengaran keterangan pemohon, pembacaan hasil Penelitian Kemasyarakatan (bila diperlukan), kesimpulan dan  diakhiri dengan penetapan hakim.

Berdasarkan penelitian ini juga diketahui hal-hal yang menjadi pertimbangan hakim dalam mengabulkan permohonan penetapan anak sipil yaitu; Pertama, orang tua selaku pemohon berkuasa atas anak yang dimohonkan sebagai anak sipil. Kedua, anak berprilaku nakal dan menjurus kepada tindak pidana. Ketiga, pemohon sudah tidak mampu lagi untuk tetap membina dan mengasuh anaknya yang berprilaku nakal. Dan keempat, adanya hasil Penelitian Kemasyarakatan terhadap anak yang dimohonkan yang dilakukan oleh Petugas Pemasyarakatan (bila diperlukan oleh hakim).

Kembali 

Copyright © 2006