~ ~
Pencarian Tugas Akhir :
.: Menu :.
   
.: Tugas Akhir Tiap Fakultas :.
   

ANALISIS PUTUSAN HAKIM TERHADAP TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN DALAM PENYIDIKAN YANG DILAKUKAN OLEH ANGGOTA POLISI REPUBLIK INDONESIA (STUDI KASUS DI PENGADILAN NEGERI SURAKARTA)(180)
(E 0003305)
Hukum Acara


ABSTRAK

 

 

 

 

Sulistiyawan, E 0003305, ANALISIS PUTUSAN HAKIM TERHADAP TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN DALAM PENYIDIKAN YANG DILAKUKAN OLEH ANGGOTA POLISI REPUBLIK INDONESIA (STUDI KASUS DI PENGADILAN NEGERI SURAKARTA), FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS SEBELAS MARET, 2007

            Tujuan penelitian hukum ini adalah untuk mengetahui pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan perkara tindak pidana penganiayaan dalam penyidikan yang dilakukan oleh anggota Polisi Republik Indonesia. Penelitian hukum ini menggunakan jenis Penelitian Deskriptif yang bersifat Normatif yang berusaha memberikan data-data yang aktual dan seteliti mungkin tentang pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap perkara tindak pidana penganiayaan pada penyidikan yang dilakukan oleh anggota Polisi Republik Indonesia. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Sumber data yang digunakan adalah sumber data sekunder yakni putusan-putusan Hakim yang telah mempunyai hukum tetap dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka.

            Tindak pidana yang terjadi dalam permasalahan ini adalah tindak pidana materiil yaitu suatu perbuatan yang menekankan pada akibatnya, dalam hal ini adalah panganiayaan yang menyebabkan matinya seseorang. Penganiayaan berat yang menyebabkan matinya seseorang, diatur dalam Pasal 351 ayat  3 KUHP.

            Badan kehakiman melalui kekuasaan yang dipunyai Hakim, dimana tugas pokoknya adalah untuk menerima, memeriksa dan mengadili setiap perkara yang diajukan kepadanya dan bebas dari pengaruh siapapun. Dalam memberikan suatu keadilan Hakim melakukan tindakan dengan menelaah dahulu kebenaran peristiwa yang menyertai dan menghubungkan dengan hukum yang berlaku, setelah itu baru Hakim dapat menjatuhkan putusan. Dalam memberikan putusannya Hakim harus mempertimbangkan dari segi hukum tertulis dan dari segi kebiasaan dan faktor-faktor yang tumbuh dan hidup dalam masyarakat, dengan demikian rasa keadilan masyarakat dapat tercapai. Hal inilah yang mendorong Penulis untuk melakukan Penulisan Hukum yang berkaitan dengan pertimbangan Hakim, karena setiap putusan pertimbangan hakimnya berbeda dan berbeda pula cara pandang setiap Hakim yang memutuskan perkara.

            Berdasarkan Hasil Penelitian yang dilakukan oleh Penulis menunjukkan bahwa yang menjadi pertimbangan Hakim dalam perkara tindak pidana penganiayaan dalam penyidikan yang dilakukan oleh anggota Polisi Republik Indonesia didasari oleh beberapa aspek dari aspek hukum (unsur-unsur Pasal yang didakwakan dan kemampuan bertanggung jawab terdakwa), dari aspek pelaku/terdakwa, Hakim juga mempertimbangkan faktor yang melatar belakangi terdakwa melakukan tindakan yang didakwakan dan adanya hal-hal yang memberatkan dan hal-hal yang meringankan terdakwa. Sedangkan mengenai peran Hakim pada intinya seorang Hakim secara garis besar menerima, memeriksa dan memutus perkara yang diajukan kepadanya dengan memberikan pertimbangan yang berdasarkan Peraturan perundang-undangan.

            Dalam memberikan putusan Hakim didasarkan pada kebijaksanaan, yang hal ini diserahkan sepenuhnya pada diri masing-masing Hakim dimana putusan dianggap adil dan dapat diterima oleh semua pihak. Mengenai pembuktian dan upaya untuk mengatasinya, Hakim Pengadilan Negeri Surakarta berpegang pada keyakinan bahwa Hakim dalam menangani perkara berdasarkan fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan.

Kembali 

Copyright © 2006